Requirement & Design Phase menjadi fondasi penting agar kualitas tidak hanya bergantung di akhir siklus. QA berkolaborasi dengan Designer, Developer, dan PM melalui beberapa fase—Context Gathering, Design Review/Pre-Grooming, dan Grooming—untuk memastikan requirement jelas, desain konsisten, dan potensi issue terdeteksi sejak awal.
👀 Peran QA:
Ikut aktif dalam grooming & requirement review untuk memastikan requirement jelas dan tidak ambigu. Think as end user perspective, berikan feedback sebanyak mungkin dari temuan-temuan case yang tidak tercover di Design maupun PRD. Mengidentifikasi dependency & conflict sebelum development dimulai. Melakukan impact analysis, dari fitur yg akan di develop memperkirakan impactnya terhadap existing feature. Feedback Type
Status
Assignee
📏 Metrics yang bisa diukur:
Dengan adanya metrik ini, kita bisa:
Melihat apakah feedback QA di fase requirement & design benar-benar diterima oleh stakeholder. Mengukur seberapa banyak masalah yang berhasil ditemukan di awal (sebelum development). Menunjukkan nilai keterlibatan QA ke seluruh tim dan manajemen.