Rumah Makan “Sekeco” Case Study by Kenny Prasetyo
Case study website view link: Problem Alignment
General Overview
Pada case study ini sebagai seorang Product Owner diminta untuk memberikan saran perubahan dari proses bisnis yang ada dari Rumah Makan Sekeco dengan membuat perombakan pada flow bisnis yang sudah ada (pemesanan masih manual) dengan membuat sebuah sistem baru untuk ordering system. Dimana dengan kondisi sekarang, Sekeco memiliki flow seperti berikut:
The Problem
Dari ringkasan flow yang telah dibuat terkait flow bisnis Sekeco dimana masih menggunakan metode manual dan terlihat tidak efisien. Sekarang kita dapat pinpoint untuk flow yang bisa menjadi sumber untuk masalah muncul adalah sebagai berikut:
Assumptions
Dari masalah-masalah yang dapat di pinpoint di atas terdapat sebab akibat yang akan terjadi. Dimana dengan permasalahan diatas, jika bisnis rumah makan Sekeco jika flow bisnis yang lama terus dipertahankan makan penurunan dari total customer (profit yang lebih sedikit) bisa berkurang dikarenakan experience customer pada saat datang yang buruk, juga dengan flow bisnis yang lama scalability dari rumah makan Sekeco sangat rendah dikarenakan tidak ada flow yang sudah teratur oleh sistem agar meminimalkan inefisiensi yang dapat menyebabkan kekacauan.
Solution Alignment
Goals
Melihat dari narasi kasus Sekeco, dimana flow proses bisnis sekarang yang tidak optimal & efisien. Berbagai permasalahan yang muncul dikarenakan flow proses bisnis masih menggunakan metode manual. Maka goal utama dari pembuatan product baru ini adalah dengan mengembangkan proses bisnis yang sudah ada menjadi lebih optimal dan efisien menggunakan sistem (website based). Dalam mencapai tujuan utama tersebut terdapat juga beberapa metric-metric yang harus dipenuhi agar tujuan awal tersebut terpenuhi, metric tersebut adalah:
Scope
In Scope
Pembuatan flow untuk ordering system menggunakan website based Out of Scope
Pembuatan sistem pembayaran untuk order customer Pembuatan sistem reservasi kursi sebelum datang ke restoran
Core Requirements
Dari ordering system baru (website based) yang akan dibuat, terdapat requirement yang wajib bisa dilakukan oleh sistem tersebut. Dimana functional requirement dari sistem tersebut adalah sebagai berikut:
Key flows
Dari requirement yang telah dibuat, sebuah sistem baru telah dirancang untuk memenuhi goals. Dimana flow bisnis baru yang akan dibuat adalah sebagai berikut:
Dibandingkan dengan flow awal yang bersifat manual, flow baru yang telah dirancang yang menggunakan website based terlihat lebih efisien dan mudah. Dimana ordering system yang dirancang menggunakan website yang bisa diakses oleh pihak order taker dan dapur/kasir. Dilihat dari flow yang telah dirancang, proses awal masih memiliki proses yang mirip. Namun, terdapat perbedaan pada saat customer melakukan order. Order taker tidak perlu berulang kali ke kasir / dapur untuk mengecheck ketersediaan stock pesanan. Customer bisa langsung melihat pada ordering system (website based) terkait stock pesanan apakah in-stock atau out of stock. Selanjutnya, pesanan yang telah dibuat oleh dapur nantinya akan tercatat pada sistem dengan tujuan untuk men-track pesanan apa saja yang paling banyak dipesan. Agar kedepanya pihak restoran dapat menyiapkan stok lebih agar bisa memenuhi orderan customer yang akan datang. Kemudian untuk mempermudah visualisasi flow data dari ordering system baru yang akan dibuat berikut merupakan rancangan ERD yang telah dibuat: