LAPORAN STRUKTUR ARSITEKTUR ORGANISASI
Tujuan: Mengoptimalkan alur kerja agensi melalui pembagian peran yang berbasis pada efisiensi strategis, pengawasan kualitas kreatif, dan stabilitas sistem.
1. Pilar Kepemimpinan (Management & Strategy)
GRIS (Director / BD / Lead): Penanggung jawab visi agensi, pengembangan bisnis (sales), serta pengambilan keputusan strategis tingkat tinggi.JOE (Strategic & IT Director): Perancang strategi marketing sekaligus pemegang otoritas infrastruktur teknologi agensi. 2. Alur Kerja Inti (Core Process / Value Chain)
Project Management: Dipegang oleh JOE, memastikan seluruh rencana strategi turun menjadi jadwal kerja yang terukur.Tactical Leads (Quality Control):MANDA (Creative Officer): Penanggung jawab kualitas ide, pesan, dan konsep kreatif.IBU (Art Director): Penanggung jawab standar visual, estetika, dan arahan desain.Production Team (Execution): Tim eksekutor yang terdiri dari Wahyu (Digital Marketing), Will & Putro (Desainer), Gina (Field Marketing), dan Content Creator (Posisi Lowongan). 3. Sistem Pendukung (Support & Systems)
DESTTYA (HR & Culture): Mengelola manajemen SDM, budaya kerja, dan pemeliharaan ritme kerja tim operasional.JOE (IT & Tools): Menyediakan dan memelihara ekosistem digital (Web, CRM, Ad-Tracking) yang mendukung performa tim marketing dan kelancaran sistem agensi. Ringkasan Keunggulan Struktur:
Dual-Role Efficiency: Penggabungan fungsi Strategis dan IT pada JOE meminimalkan gap antara data teknis dan pengambilan keputusan marketing.Triple-Check Quality: Setiap konten melalui filter Manda (konsep) dan Ibu (visual) sebelum dipublikasikan, menjamin standar kualitas tinggi.Scalability: Struktur ini memungkinkan agensi untuk menambah klien tanpa mengganggu fondasi IT dan HR yang sudah mapan di bawah koordinasi Desttya dan Joe.