Skip to content

FOTOGRAFER - ASSESMENT SUMMARY

Divisi: Produksi
Fungsi: Manager
Pengisi: Naveda Harditya Pratama

FOTOGRAFER

Copy of Tabel Rekap Analisis Produksi - Fotografer
No
Elemen
Isi Ringkasan
1
Identitas Fungsi & Pengisi
Head Photo, Admin Foto, Fotografer, Koordinator Editor, Editor – bertanggung jawab atas produksi foto dan editing sesuai standar.
2
Struktur Tim
Head memimpin, admin mengatur jadwal dan akomodasi, fotografer eksekusi foto & klien, koordinator QC edit, editor eksekusi edit. Ada 5 FG inhouse, selebihnya freelance.
3
Peran Strategis
Menjaga kualitas visual dan interaksi dengan klien; fungsi ini mendukung pencitraan perusahaan dan pengembangan bisnis foto non-yearbook.
4
Proses Kerja & Program
Produksi dimulai dari joblist, eksekusi foto, editing, dan QC. Program seperti pembaruan SPC (konsep & tren) dilakukan rutin di Q2.
5
Kolaborasi & Koordinasi
Bersinergi dengan PPIC, Tim Project, Editor, Produksi Holding (YB+, Studio Delivery). Isu umum: koordinasi deadline, SOP lapangan, dan kejelasan jobdesc antar fungsi.
6
Masalah & Akar Masalah
Head Photo overload: kualitas vs teknis vs negosiasi vs sdm freelance. Admin terhambat jadwal sekolah tidak berurutan. Editor terbentur standar edit belum detail.
7
SOP & Sistem Kerja
SOP hanya mencakup alur, belum detail teknis eksekusi tiap jenis foto/edit. Sistem persewaan alat dan QC foto juga belum optimal.
8
Digitalisasi
Perlu digitalisasi laporan penjadwalan foto & editor, pengajuan anggaran, integrasi dengan sistem PPIC untuk forecasting & kapasitas.
9
Kekuatan & Kelemahan Internal
Kekuatan: Kedekatan dengan klien, kreativitas, hasil orisinil.
Kelemahan: ketergantungan pada freelance, gap SDM, alat vendor usang, koordinasi antar fungsi rendah.
10
Peluang & Ancaman Eksternal
Peluang: Potensi pengembangan layanan fotografi (wedding, photobooth, studio).
Ancaman: kompetitor fleksibel, agenda sekolah rigid, FG freelance tidak sesuai standar.
11
Masalah Prioritas & Rekomendasi Solusi
Prioritas: penjadwalan padat Q tertentu, pencarian FG & crew, sistem QC. Solusi: pengelolaan SDM lebih jelas, alur studio delivery terintegrasi, digitalisasi sistem & pelatihan FG.
12
Catatan Penutup
Fungsi foto dapat menjadi role model budaya inovasi. Dibutuhkan sistem SDM, SDA, dan ritme kerja yang memungkinkan Head Photo fokus pada kualitas & pengembangan.
There are no rows in this table

Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.