👥Peserta : Owner, General Manager, Operasional Holding, Sekretaris Holding, Human Capital Strategist, & Manager Finance
📝Topik : Lembar kerja nilai-nilai perusahaan, metode kerja, dan klasifikasi data & dokumen
📌 NOTES
1. Lembar Kerja Nilai-Nilai Perusahaan
Tiga bentuk turunan nilai budaya disepakati untuk memperkuat implementasi budaya kerja:
Motto Kerja Harian (Culture Slogan): diterapkan segera. Standar Perilaku (Behavior Standards): mulai diberlakukan setelah 6 bulan. Checklist Perilaku (Behavioral Checklist): diberlakukan setelah 6 bulan. Harus dibuat singkatan atau punchline agar mudah diingat, khususnya untuk Gen Z.
✅Task CHRO
Membuat Motto Kerja Harian. Merancang Standar Perilaku dan Checklist Perilaku. Membuat singkatan atau punchline internalisasi nilai. 2. Lembar Kerja Metode Kerja 2026
1. Integrasi Metode Kerja
Disepakati untuk menggabungkan tiga metode utama: TQM (Total Quality Management) Sistem kerja terintegrasi ini akan dinamakan “MHG 2026” atau “MHG Satu”. 2. Alur Tindakan dalam Elemen Keputusan
Dibahas perlunya alur keputusan yang sistematis, dengan pendekatan berbasis: 3. Output Lembar Kerja
Output yang akan digunakan berupa: Standarisasi format kerja Checklist tindakan operasional Dokumen kerja yang bisa diaudit dan di-refleksikan 4. Penyesuaian Metode untuk Divisi Berbeda
ISO 9001 dianggap cocok karena menekankan pada prosedur, dokumentasi, dan compliance. Merekomendasikan mengutamakan TQM dan LEAN Management sebagai fondasi metode kerja, mengingat efektivitas dan adaptabilitasnya terhadap kebutuhan lintas divisi. ISO 9001 dinilai kurang fleksibel, sehingga akan difokuskan pada TQM dan LEAN untuk mendukung kreativitas dan kelincahan. ✅Task COO
Menyusun metode kerja berbasis PDCA yg dapat digunakan menjawab masalah maupun tidak yang siap digunakan oleh empat pilar (CHRO, CFO, COO, dan CMO) dan menjawab kolaborasi (tanpa visi-misi-nilai) dengan output lembar kerja metode kerja perusahaan (diberi nama oleh COO). 3. Lembar Kerja Klasifikasi Dokumen & Data
1. Tindakan Lanjutan oleh C-Level
Tindakan 1 akan menetapkan: Jobdesc untuk personel pengelola data dan dokumen. Tujuan spesifik dari setiap jenis data dan dokumen. Akses CRUD (Create, Read, Update, Delete) berdasarkan jabatan. Ketentuan Penamaan file dan folder. Lokasi Penyimpanan folder. Tindakan 2 - COO akan membuat: Tindakan 3 akan menetapkan: COO merekomendasikan jenis data dan dokumen beserta elemen-elemen internalnya. C-Level memberikan tanggapan atas usulan tersebut. Person-in-charge (PIC) database yaitu atas nama Ria. 2. Rekomendasi jenis data & dokume
Jenis Data: Data Primer & Data Sekunder. Jenis Dokumen: Dokumen Administratif, Prosedural, Pendukung, Pelatihan, Pelaporan, Evaluasi, Referensi, dan Strategis. 3. Tanggapan Forum
CHRO: Menekankan agar struktur data & dokumen memudahkan akses pengguna tanpa mengorbankan kerahasiaan (CRUD khusus credential data). CFO: Menyatakan semua C-Level dapat mengelola mandiri dengan kolaborasi antar-C-Level. CMO: Mendorong agar masing-masing divisi C-Level merangkum dan mengelola dokumen masing-masing. COO: Mengusulkan penunjukan orang khusus dengan jobdesc: mengelola, menagih, mengumpulkan, dan juga mengurus standar penamaan file. Owner: Menekankan bahwa C-Level mengelola secara mandiri. COO bertugas menentukan tujuan dokumen, jenis, format, dan data pendukung. ✅Task COO
Menyusun dokumen perencanaan klasifikasi data & dokumen. ✅Task C-level
Menyusun sistem klasifikasi dalam divisi masing-masing (akan membuat dari level c hingga staff).