SOP Penanganan Tiket Tim QA
Platform:
Nomor Dokumen: SOP-QA-001
Versi: 1.0
Status Dokumen: Aktif
Tanggal Berlaku: 24 April 2026
Departemen: Quality Assurance
Disusun Oleh: Budi Kukuh Setyawan
Diperiksa Oleh:
Disetujui Oleh: 1. Tujuan
Dokumen ini menjadi pedoman kerja tim QA dalam menangani tiket yang masuk melalui agar proses penanganan berjalan cepat, tertata, terukur, konsisten, dan sesuai alur eskalasi yang berlaku. 2. Ruang Lingkup
SOP ini berlaku untuk seluruh tiket yang masuk ke dan ditangani oleh tim QA, meliputi: Kendala perangkat absensi Klarifikasi penggunaan fitur Tiket yang membutuhkan eskalasi ke tim terkait 3. Pihak yang Terlibat
4. Definisi Status Tiket
5. SLA Penanganan Tiket
6. Prosedur Penanganan Tiket
6.1. Tiket Masuk
Tiket di-assign ke tim QA. QA yang bertugas mengambil tiket sesuai pembagian tugas atau shift aktif. 6.2. Jika Tiket Belum Diambil
Jika tiket belum diambil oleh PIC yang seharusnya menangani, QA lain yang sedang aktif wajib memberikan respons awal. Tiket tidak boleh dibiarkan tanpa respons hanya karena PIC utama belum mengambil tiket. QA aktif tetap wajib menjaga agar antrian tiket tertangani tepat waktu. 6.3. Tindakan Awal Setelah Tiket Diambil
Setelah tiket diambil, QA wajib:
Membaca isi tiket secara menyeluruh. Menggali informasi tambahan jika data belum lengkap 7. Standar Penggalian Informasi
7.1. Tiket Terkait Perangkat
Data minimal yang wajib digali:
Akun yang digunakan, jika terkait Screenshot atau foto pengaturan perangkat, jika diperlukan Langkah yang sudah dicoba 7.2. Tiket Terkait / Desktop
Data minimal yang wajib digali:
Nama customer atau perusahaan, jika diperlukan Versi aplikasi (aplikasi desktop) Kronologi kendala secara detail Screenshot atau video pendukung Langkah yang sudah dicoba 7.3. Semua Jenis Tiket
Data wajib yang harus dipastikan:
Kondisi awal dan hasil yang terjadi Langkah yang memicu kendala Bukti pendukung yang relevan 8. Standar Komunikasi QA
Dalam memberikan respons pada tiket, tim QA wajib:
Menggunakan bahasa yang profesional Menyampaikan informasi secara jelas, ringkas, dan langsung ke inti Tidak bertele-tele atau berputar-putar Fokus pada analisis, klarifikasi, dan solusi Mengikuti standar gaya bahasa internal yang berlaku Menghindari jawaban yang ambigu atau membingungkan Menyampaikan informasi teknis dengan tetap mudah dipahami oleh pelapor 9. Ketentuan Penanganan Berdasarkan Kondisi Tiket
9.1. Jika Tiket Dapat Diselesaikan oleh QA
QA memberikan solusi atau arahan yang relevan. Jika kendala sudah selesai, QA menyampaikan bahwa solusi telah diberikan dan meminta konfirmasi dari pelapor. Jika pelapor mengonfirmasi selesai, tiket diubah menjadi Closed. 9.2. Jika Kendala Selesai dari Sisi QA tetapi Belum Ada Respons dari Pelapor
QA mengubah status tiket menjadi Waiting Response. QA mengirim follow up menggunakan template 2 x 24 jam. Jika dalam 2 x 24 jam tidak ada respons, tiket dapat ditutup sesuai prosedur. 9.3. Jika Tiket Belum Selesai dan Membutuhkan Bantuan DevOps
QA memberikan informasi pada tiket bahwa kendala masih dalam proses penanganan tim terkait. Status tiket diubah Penangan Tim Dev/Ops disesuaikan dengan kondisi aktual. QA menginformasikan kronologi kendala ke grup Business Development. QA follow PMO DevOps dan menyampaikan detail kendala secara ringkas, jelas, dan lengkap. 9.4. Jika Tiket Terindikasi Bug
Jika hasil analisis menunjukkan indikasi bug, maka:
QA memberikan respons pada tiket bahwa kendala sedang dalam penanganan lebih lanjut. Tiket di-assign ke PIC QA Software atau PIC QA Hardware sesuai kategori. PIC QA membuat tiket internal baru yang memuat: Tiket internal di-assign ke PMO DevOps. PIC QA menginformasikan ke grup Business Development dengan menyertakan: Estimasi waktu pengerjaan jika tersedia PIC QA wajib melakukan follow up terhadap tiket internal sesuai estimasi yang telah diinformasikan. 10. Monitoring Status Tiket
QA yang menangani tiket wajib:
Memantau setiap tiket yang sudah diambil Memastikan status tiket selalu sesuai kondisi aktual Tidak membiarkan tiket selesai tetapi status masih Open atau In Progress Tidak membiarkan tiket menunggu tanpa update Memastikan tiket Waiting Response dipantau sampai ditutup atau dilanjutkan Memastikan setiap perubahan kondisi tiket diikuti perubahan status yang sesuai 11. Handover Antar Shift
Jika tiket belum selesai saat pergantian shift, QA wajib melakukan handover yang memuat:
Langkah yang sudah dilakukan Status eskalasi, jika ada QA pada shift berikutnya wajib melanjutkan penanganan berdasarkan informasi handover tersebut.
12. Kriteria Eskalasi
Tiket wajib dieskalasikan jika memenuhi salah satu kondisi berikut:
Tidak dapat diselesaikan oleh QA Membutuhkan pengecekan server, log, atau akses teknis lanjutan Berdampak pada banyak user atau banyak perangkat Mengganggu operasional customer Membutuhkan keputusan lintas tim 13. Prioritas Tiket
13.1. Prioritas Tinggi
Perangkat tidak dapat digunakan sama sekali Kendala sinkronisasi utama Bug yang berdampak langsung pada operasional customer 13.2. Prioritas Sedang
Kendala fungsi tertentu tetapi masih ada workaround Permintaan pengecekan yang membutuhkan analisis lanjutan 13.3. Prioritas Normal
Klarifikasi penggunaan fitur 14. Larangan dalam Penanganan Tiket
Tim QA tidak diperbolehkan:
Membiarkan tiket baru tanpa respons Menggantung tiket tanpa update Memberikan jawaban yang tidak jelas Lupa mengubah status tiket Menutup tiket tanpa dasar yang jelas Melakukan eskalasi tanpa kronologi lengkap Mengabaikan tiket hanya karena bukan PIC utama 15. KPI Monitoring Internal QA
16. Template Respons Resmi
16.1. Template Respons Awal
Tiket sudah kami terima dan sedang dilakukan pengecekan.
Agar penanganan dapat dilanjutkan, mohon informasikan detail berikut:
SN perangkat / akun yang digunakan Kronologi kendala secara lengkap Screenshot atau bukti pendukung Langkah yang sudah dicoba 16.2. Template Permintaan Data Tambahan
Agar pengecekan dapat dilakukan lebih lanjut, mohon lengkapi informasi berikut:
Versi aplikasi / firmware Screenshot pengaturan / pesan error 16.3. Template Jika Masih Dalam Penanganan DevOps
Kendala masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh tim terkait.
Saat ini pengecekan masih berjalan dan akan diinformasikan kembali setelah ada update berikutnya.
16.4. Template Jika Terindikasi Bug
Kendala yang dilaporkan terindikasi memerlukan penanganan lebih lanjut oleh tim terkait.
Saat ini kasus sedang diteruskan untuk proses pengecekan lanjutan. Update berikutnya akan disampaikan setelah ada hasil.
16.5. Template Konfirmasi Solve
Solusi untuk kendala yang dilaporkan sudah disampaikan dan dari hasil pengecekan saat ini kendala dinyatakan selesai.
Mohon konfirmasi kembali apabila kendala sudah tidak muncul.
16.6. Template Waiting Response 2 x 24 Jam
Pengecekan dan tindak lanjut untuk kendala yang dilaporkan sudah disampaikan.
Saat ini tiket menunggu konfirmasi lanjutan. Jika dalam 2 x 24 jam tidak ada respons, tiket akan ditutup terlebih dahulu agar antrian tetap tertata.
16.7. Template Penutupan Tiket
Tiket ditutup karena tindak lanjut sudah disampaikan dan belum ada respons lanjutan dalam 2 x 24 jam.
Jika kendala masih perlu dilanjutkan, dapat dibuat tiket baru dengan menyertakan nomor tiket sebelumnya.
17. Checklist QA Saat Menangani Tiket
Respons awal sudah diberikan Informasi utama sudah digali Bukti pendukung sudah diperiksa Status tiket sudah sesuai Tiket sudah diselesaikan atau dieskalasikan Follow up sudah dilakukan Tidak ada tiket selesai yang masih menggantung Tidak ada tiket aktif yang terlewat monitoringnya 18. Penutup
SOP ini menjadi pedoman wajib bagi seluruh tim QA dalam menangani tiket di . Seluruh anggota tim QA wajib menjalankan alur kerja, SLA, ketentuan status, standar komunikasi, dan mekanisme eskalasi yang tercantum dalam dokumen ini agar penanganan tiket berjalan tertib, cepat, dan konsisten.