Skip to content

SOP Penangan Bug Aplikasi

SOP Penanganan Bug Aplikasi

Dokumen ini menjadi acuan resmi tim QA dalam menangani bug aplikasi, mulai dari laporan awal customer, analisa bug, eskalasi ke PMO Dev Ops, pengujian pra rilis, rilis ke production, pengecekan pasca rilis, hingga pembuatan dan publikasi changelog.

Informasi Dokumen

Item
Keterangan
Nomor Dokumen
SOP-QA-BUG-001
Nama Dokumen
SOP Penanganan Bug Aplikasi
Departemen
Quality Assurance
Versi
1.0
Status Dokumen
Aktif
Tanggal Berlaku
[isi tanggal]
Disusun Oleh
[isi nama/jabatan]
Diperiksa Oleh
[isi nama/jabatan]
Disetujui Oleh
[isi nama/jabatan]
There are no rows in this table

Tujuan

Menetapkan alur kerja tim QA dalam menangani bug aplikasi agar proses analisa, eskalasi, validasi, rilis, dan dokumentasi berjalan tertib, jelas, terukur, dan konsisten.

Ruang Lingkup

SOP ini berlaku untuk:
Bug yang dilaporkan customer, CO, CCO, atau end user
Bug yang memerlukan eskalasi ke PMO Dev Ops
Validasi hasil perbaikan oleh QA
Pengujian pra rilis
Pengujian pasca rilis
Pembuatan changelog
Publikasi changelog untuk kebutuhan aplikasi dan internal Fingerspot

Pihak yang Terlibat

QA Analyst / Tim QA

Menerima tiket, melakukan analisa awal, simulasi, validasi bug, dan komunikasi awal pada tiket.

PIC QA Software (QA-7)

Menangani bug aplikasi yang sudah terverifikasi, membuat tiket ke PMO Dev Ops, melakukan pengujian pra rilis dan pasca rilis, serta membuat changelog.

PMO Dev Ops

Menerima tiket eskalasi bug, mengoordinasikan perbaikan dengan tim developer, memberikan estimasi waktu, dan membuat tiket QA Analyst setelah perbaikan selesai.

Tim Developer / Dev Ops

Melakukan perbaikan bug dan rilis ke production.

Customer / CO / CCO / End User

Pihak pelapor kendala atau bug.

Status Penanganan Bug

Status
Keterangan
Open
Tiket baru diterima
In Analysis
Sedang dianalisa dan disimulasikan oleh QA
Escalated to PMO Dev Ops
Bug terverifikasi dan diteruskan ke PMO Dev Ops
In Progress
Sedang dikerjakan oleh tim developer / Dev Ops
Ready for QA
Perbaikan selesai dan siap diuji QA
QA Testing
Sedang dilakukan pengecekan QA
Passed QA
Lolos pengujian QA
Need Revision
Hasil pengujian belum sesuai dan perlu perbaikan ulang
Released
Sudah dirilis ke production
Closed
Seluruh proses selesai
There are no rows in this table

Alur Utama Penanganan Bug

Tiket bug masuk dari customer
QA melakukan analisa dan simulasi
Jika terverifikasi bug, tiket di-assign ke PIC QA Software (QA-7)
QA-7 membuat tiket ke PMO Dev Ops sesuai PIC terkait
QA-7 meminta estimasi waktu penyelesaian
Tim developer melakukan perbaikan
PMO membuat tiket QA Analyst ke QA setelah perbaikan selesai
QA-7 membuat checklist pra rilis dan melakukan pengujian
Jika lolos QA, QA-7 merekomendasikan rilis
Tim Dev Ops melakukan upload / rilis ke production
QA-7 melakukan pengecekan pasca rilis
QA-7 membuat changelog
QA menginformasikan changelog pada Library.fingerspot
Tiket ditutup setelah seluruh proses selesai

SOP Penanganan Bug dari Tiket Customer

1. Tiket Masuk

Tiket kendala atau bug diterima dari customer, CO, CCO, atau end user melalui sistem tiket.

2. Analisa Awal oleh QA

QA wajib:
membaca isi tiket secara menyeluruh
memahami kendala yang dilaporkan
melakukan analisa awal
melakukan simulasi atau reproduksi kendala
memastikan apakah kendala termasuk bug atau bukan

3. Jika Kendala Bukan Bug

Jika hasil analisa menunjukkan bahwa kendala bukan bug, QA menangani tiket sesuai alur support biasa.

4. Jika Kendala Terverifikasi Sebagai Bug

Jika hasil analisa menunjukkan bahwa kendala merupakan bug, maka:
tiket di-assign ke PIC QA Software, yaitu QA-7
QA memberikan informasi pada tiket bahwa kendala sedang diteruskan untuk penanganan lebih lanjut
status tiket diperbarui sesuai kondisi penanganan

5. Pembuatan Tiket ke PMO Dev Ops

QA-7 wajib membuat tiket internal ke PMO Dev Ops sesuai PIC masing-masing.
Isi tiket minimal harus memuat:
nomor tiket pelapor
ringkasan bug
kronologi kendala
langkah reproduce
hasil aktual
hasil yang diharapkan
akun atau user terdampak jika ada
environment pengujian jika relevan
bukti pendukung seperti screenshot, video, log, atau data terkait

6. Permintaan Estimasi Waktu

QA-7 wajib meminta estimasi waktu penyelesaian saat membuat tiket ke PMO Dev Ops.

7. Perbaikan oleh Tim Developer

PMO Dev Ops meneruskan tiket kepada tim terkait untuk dilakukan perbaikan.

8. Setelah Perbaikan Selesai

Jika kendala sudah diperbaiki, PMO membuat tiket QA Analyst yang ditujukan kepada QA untuk proses validasi.

SOP Penanganan Bug dari Tiket PMO (QA Analyst)

1. Tiket QA Analyst Diterima

Tiket QA Analyst dari PMO diterima oleh QA-7 untuk proses validasi hasil perbaikan.

2. Pembuatan File Checklist Pra Rilis

QA-7 wajib membuat file checklist pra rilis sesuai format yang telah ditentukan.

3. Informasi Link Checklist pada Komentar Tiket

Link checklist wajib dicantumkan pada komentar tiket agar dapat dipantau oleh pihak terkait.

4. Pelaksanaan Pengecekan Pra Rilis

QA-7 melakukan pengecekan berdasarkan checklist pra rilis dengan cakupan sebagai berikut.

Kategori Pengujian Pra Rilis

Positif

Pengujian untuk memastikan sistem berjalan sesuai harapan saat menerima input, langkah, dan kondisi yang valid.
Tujuan: memastikan fitur berfungsi normal sesuai requirement.

Negatif

Pengujian untuk memastikan sistem memberikan respons yang benar saat menerima input, langkah, atau kondisi yang tidak valid.
Tujuan: memastikan sistem tetap aman, stabil, dan menampilkan validasi atau pesan error yang sesuai.

Boundary

Pengujian pada nilai batas minimum, maksimum, atau kondisi paling tepi dari suatu aturan input atau proses.
Tujuan: menemukan bug yang sering muncul di area batas validasi.

UI

Pengujian pada tampilan antarmuka aplikasi untuk memastikan elemen visual tampil dengan benar, rapi, konsisten, dan responsif.
Tujuan: memastikan tampilan aplikasi sesuai desain dan dapat digunakan dengan baik.

UX

Pengujian dari sisi pengalaman pengguna untuk memastikan alur aplikasi mudah dipahami, nyaman digunakan, dan tidak membingungkan.
Tujuan: memastikan interaksi user dengan sistem berjalan jelas dan efisien.

Integration

Pengujian untuk memastikan antar modul, komponen, atau layanan yang saling terhubung dapat bekerja bersama dengan benar.
Tujuan: menemukan masalah pada alur proses yang melibatkan lebih dari satu bagian sistem.

Performance

Pengujian untuk mengukur kecepatan, kestabilan, dan respons sistem saat digunakan dalam kondisi tertentu.
Tujuan: memastikan aplikasi tetap responsif dan tidak lambat saat digunakan.

Load

Pengujian untuk melihat kemampuan sistem saat menangani beban kerja normal atau jumlah pengguna tertentu secara bersamaan.
Tujuan: memastikan sistem tetap stabil pada beban penggunaan yang direncanakan.

Stress

Pengujian untuk mengetahui batas kemampuan sistem saat diberi beban melebihi kapasitas normal.
Tujuan: melihat kapan sistem mulai menurun atau gagal, serta bagaimana perilakunya saat overload.

Security

Pengujian untuk memastikan sistem terlindungi dari akses tidak sah, manipulasi data, dan celah keamanan.
Tujuan: mencegah risiko kebocoran data, penyalahgunaan akses, dan serangan pada aplikasi.

Keputusan Hasil Pengujian Pra Rilis

Jika Lolos QA

Jika hasil pengujian dinyatakan sesuai, maka:
QA-7 menginformasikan kepada PMO bahwa perbaikan lolos QA
QA-7 memberikan rekomendasi untuk dilakukan upload atau rilis

Jika Belum Lolos QA

Jika hasil pengujian belum sesuai, maka:
QA-7 mencatat detail temuan pada checklist
QA-7 memberikan komentar pada tiket terkait hasil pengujian
tiket dikembalikan ke PMO Dev Ops untuk tindak lanjut perbaikan

Proses Rilis ke Production

1. Rilis Production

Setelah mendapat rekomendasi lolos QA, tim Dev Ops melakukan upload atau rilis ke production.

2. Penutupan Tiket QA Analyst

Tiket QA Analyst dapat ditutup setelah proses rilis dan validasi selesai seluruhnya.

Pengecekan Pasca Rilis

Tujuan

Memastikan bahwa perbaikan yang sudah dirilis benar-benar berjalan baik pada production sesuai scope rilis.

Pelaksanaan

QA-7 wajib melakukan pengecekan pasca rilis sesuai scope perubahan atau perbaikan yang telah dirilis.

Jika Hasil Sesuai

Proses validasi dinyatakan selesai.

Jika Hasil Tidak Sesuai

QA-7 wajib:
segera menginformasikan ke PMO Dev Ops
mencatat detail temuan dengan jelas
melakukan tindak lanjut sesuai tingkat urgensi
membuat tiket lanjutan jika diperlukan

Pembuatan Changelog

QA-7 wajib membuat changelog setelah pengecekan pasca rilis selesai.
Isi changelog minimal memuat:
nama fitur atau modul yang diperbaiki
ringkasan perbaikan
dampak perubahan
versi rilis jika ada
tanggal rilis

Publikasi Changelog

Changelog pada Aplikasi

QA-7 menyiapkan changelog untuk diinformasikan pada aplikasi sesuai format yang berlaku.

Changelog Internal

QA menginformasikan changelog pada Library.fingerspot untuk kebutuhan informasi internal Fingerspot.

Dokumen Wajib pada Penanganan Bug

tiket pelapor
tiket internal ke PMO Dev Ops
detail kronologi bug
bukti pendukung
checklist pra rilis
hasil pengujian QA
bukti pasca rilis
changelog final

Ketentuan Tambahan

Bug tidak boleh dieskalasikan tanpa informasi yang cukup
Jika bug belum dapat direproduksi, QA wajib menggali informasi tambahan
QA-7 wajib memantau estimasi waktu dari PMO Dev Ops
Seluruh hasil pengujian dan dokumentasi wajib ditulis jelas dan konsisten
Setiap bug yang sudah dirilis wajib melalui pengecekan pasca rilis

Larangan dalam Penanganan Bug

meneruskan bug tanpa analisa awal
membuat tiket eskalasi tanpa kronologi yang jelas
melewatkan pembuatan checklist pra rilis
merekomendasikan rilis tanpa hasil pengujian
menutup proses tanpa pengecekan pasca rilis
tidak membuat changelog setelah rilis selesai
mengabaikan follow up atas estimasi yang sudah diberikan
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.