Skip to content

Sensor vs Transmitter vs Transducer

Sebelumnya kita perlu memahami apa itu sensor , transmitter , dan transducer karena 3 instrument ini mempunyai fungsi masing-masing dalam pengendalian suatu proses.
1️⃣ SENSOR
Sensor adalah Bagian paling ujung suatu sistem pengukuran ( measuring system ) yang dimana dalah sebuah alat/instrument yang berfungsi untuk mengukur suatu besaran proses/fisik yang standar menjadi sinyal elektrik kecil yang biasanya dalam bentuk mV , ohm , dll. Sensor ini bisa di sebut sebagai sensing element , sensor , transducer ( perlu diketahui semua sensor adalah transducer , tapi tidak semua transducer adalah sensor )
2️⃣ TRANSMITTER
Transmitter adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengubah proses variable yang tidak standard ( dari sensor ) menjadi standard dan bisa dibaca oleh sebuah controller , sinyalnya antara lain : 0-20mA , 4-20mA , 1-5V , 0-10V , 3-15Psi , dll. Banyak tipe transmitter di dunia instrumentasi misalnya : PT ( Pressure Transmitter , LT ( Level Transmitter ) , FT ( Flow Transmitter ) , TT ( Temperature Transmitter ) , DPT ( Differential Pressure Transmitter ) , dll.
3️⃣ TRANSDUCER
Nah transducer adalah sebuah alat yang mengubah suatu energi menjadi energi lainnya atau biasanya di sebut sebagai translator ( penerjemah ) misalnya untuk mengubah sinyal control output dari controller yang biasanya ( 4-20mA atau 1-5V ) ke sinyal Pressure ( 3-15Psi ) untuk mengendalikan Control Valve di dalam proses instrumentasi. Transducer ini banyak tipenya , antara lain : I/P ( Current to Pressure ) , P/I ( Pressure to Current ) , E/P ( Tegangan to Pressure ) , dll.
BERIKUT LINK VIDEO MENGENAI VIDEO DIATAS :
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.