Skip to content

Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan (Makanan, Rp)

info

Komoditas Bukan Makanan

Komoditas Makanan
2022
2023
2024
Tren
Padi-padian
52.139
66.308
89.840
naik kuat
Umbi-umbian
6.290
7.100
6.068
stagnan/turun
Ikan
24.794
25.115
23.531
cenderung turun
Daging
30.326
33.425
34.711
naik konsisten
Telur & Susu
28.932
33.427
33.167
naik lalu stabil
Sayur
52.864
57.934
63.673
naik konsisten
Buah-buahan
14.378
16.113
18.084
naik konsisten
Minyak & Lemak
28.912
36.200
46.758
lonjakan kuat
Total (terbatas blok ini)
~238.6k
~275.6k
~315.8k
naik kuat
There are no rows in this table

Analisis

Fundamental:
Padi-padian konsumsi terbesar, naik cepat → daya beli masyarakat makin kuat pada staple food.
Protein hewani (daging, telur, susu) naik stabil → middle class memperkuat konsumsi.
Buah & sayur meningkat → gaya hidup sehat tumbuh.
Minyak & lemak naik signifikan → indikasi inflasi harga bahan pokok atau pergeseran pola konsumsi.
Teknis:
CAGR total makanan 2022–2024: sekitar +15%/tahun → pertumbuhan sangat tinggi.
Komoditas naik paling tajam: minyak/lemak (+29% CAGR).

Relevansi Banyumas → Purwokerto

Sebagai pusat distribusi pangan (pasar induk, supermarket), Purwokerto menyerap kenaikan konsumsi makanan terbesar.
Pergeseran konsumsi ke protein & buah → peluang F&B sehat, resto premium, cafe.
Lonjakan minyak/lemak → risiko inflasi → memengaruhi margin F&B lokal di Purwokerto.

SWOT

Strengths:
Konsumsi makanan tumbuh pesat → pasar F&B kuat.
Pergeseran ke protein & buah → peluang kuliner sehat.
Weaknesses:
Ketergantungan besar pada bahan pokok (padi).
Rentan inflasi harga minyak & bahan pokok.
Opportunities:
Ritel modern pangan, F&B sehat, resto protein.
Potensi branding lokal “makanan sehat Purwokerto”.
Threats:
Inflasi pangan tekan daya beli.
Ketergantungan impor bahan (minyak/terigu).
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.