Skip to content

Potensi Pasar & Daya Beli


info

Potensi Pasar & Daya Beli → konsumsi rumah tangga naik stabil.

ok

Kesimpulan Hasil Analisa Data Potensi Pasar & Daya Beli

Banyumas menunjukkan tren konsumsi dan investasi yang stabil, dan Purwokerto sebagai pusat kota menerima limpahan terbesar. Dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi tetap, Purwokerto siap menjadi pasar utama untuk sektor ritel, properti, F&B, dan jasa modern.
SWOT Final Kategori (Potensi Pasar & Daya Beli, Purwokerto):
Strength: Daya beli meningkat, urbanisasi terkonsentrasi.
Weakness: Ketergantungan impor tinggi.
Opportunity: Ekspansi F&B, properti, pusat belanja, produk lokal substitusi impor.
Threat: Persaingan kota tetangga, inflasi impor.

info

Data PDRB Menurut Pengeluaran (Harga Konstan, Miliar Rp)

Jenis Pengeluaran
2010
2015
2020
2021
2022
Tren
Konsumsi Rumah Tangga
19.937
23.690
27.727
28.222
29.406
naik stabil
Konsumsi LNPRT (Non-profit)
268
327
414
423
444
naik stabil
Konsumsi Pemerintah
2.173
2.646
2.811
2.871
2.931
naik moderat
Pembentukan Modal Tetap Bruto
8.228
11.027
13.270
14.300
14.666
naik kuat
Perubahan Inventori
119
109
165
116
227
fluktuatif
Net Ekspor Barang & Jasa
-7.707
-6.634
-5.265
-5.246
-4.605
defisit menurun
There are no rows in this table

Analisis Fundamental & Teknis

Fundamental:
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga → indikator langsung daya beli masyarakat.
Investasi (PMTB) tumbuh kuat → memperluas basis ekonomi.
Ekspor masih defisit → ketergantungan impor tinggi.
Teknis:
Konsumsi rumah tangga tumbuh rata-rata +4,5% per tahun (CAGR 2010–2022).
PMTB tumbuh lebih cepat (+5,5% CAGR) → peluang sektor konstruksi & properti.
Defisit ekspor makin mengecil → potensi substitusi impor.

Relevansi untuk Purwokerto

Purwokerto adalah pusat perdagangan & jasa di Banyumas → otomatis menerima dampak langsung kenaikan konsumsi rumah tangga.
Lonjakan PMTB = peluang sektor real estate & properti di Purwokerto, apalagi dengan tren urbanisasi di Purwokerto Selatan.
Defisit ekspor → peluang bisnis berbasis produk lokal Purwokerto untuk substitusi impor.

SWOT

Strengths:
Konsumsi rumah tangga tumbuh konsisten → pasar retail dan F&B kuat.
Investasi besar mengalir ke wilayah urban → Purwokerto jadi magnet.
Weaknesses:
Masih bergantung pada produk luar (defisit ekspor).
Pertumbuhan pemerintah terbatas, tidak jadi pendorong utama.
Opportunities:
Kenaikan daya beli → peluang ekspansi F&B, hiburan, gaya hidup.
Investasi konstruksi → pasar perumahan & kantor di Purwokerto.
Threats:
Defisit ekspor berpotensi tekan daya beli (inflasi impor).
Jika investasi tidak terserap di Purwokerto → peluang dialihkan ke kota lain.
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.