JavaScript required
We’re sorry, but Coda doesn’t work properly without JavaScript enabled.
Skip to content
Riset Kuantitatif & Kualitatif - LOVISE To Purwokerto
Masterplan Pembukaan Toko di Purwokerto
Proses Analisis LOVISE Purwokerto
LOVISE
More
Share
Explore
Kontribusi Pendapatan Kerja Laki-laki vs Perempuan
Kontribusi (Ribu Rp/orang/tahun)
Tahun
Laki-laki
Perempuan
Tahun
Laki-laki
Perempuan
2.020
16.609
7.901
2.021
16.840
7.957
2.022
17.352
8.173
2.023
17.955
8.583
2.024
18.616
8.892
There are no rows in this table
Analisis
Fundamental:
Laki-laki menyumbang kontribusi pendapatan 2 kali lipat perempuan.
Kesenjangan gender masih tinggi, tapi
tren perempuan naik stabil
.
Total kontribusi pendapatan naik konsisten (laki-laki +12% dalam 5 tahun, perempuan +12,5%).
Teknis:
CAGR 2020–2024:
Laki-laki ≈
+2,9%/tahun
.
Perempuan ≈
+3,0%/tahun
.
Gap tetap besar, tapi ada indikasi
partisipasi perempuan meningkat
.
Relevansi Banyumas → Purwokerto
Purwokerto sebagai pusat pendidikan dan jasa → lebih banyak lapangan kerja formal untuk perempuan (guru, tenaga kesehatan, retail, administrasi).
Kenaikan kontribusi perempuan = potensi
pasar karyawan wanita urban
yang makin kuat di Purwokerto.
Bagi bisnis, tren ini berarti
basis konsumen perempuan
makin besar daya belinya.
SWOT
Strengths:
Pertumbuhan kontribusi perempuan → basis konsumen & tenaga kerja makin inklusif.
Laki-laki tetap dominan dalam kontribusi ekonomi.
Weaknesses:
Kesenjangan gender masih lebar (rasio ~2:1).
Perempuan cenderung terkonsentrasi di sektor informal & jasa non-teknis.
Opportunities:
Segmen pasar karyawan perempuan (retail, lifestyle, pendidikan, kesehatan).
Potensi workforce perempuan di Purwokerto untuk sektor jasa modern.
Threats:
Jika kesenjangan gender berlanjut → risiko sosial (ketidakmerataan pendapatan).
Migrasi tenaga kerja perempuan ke kota besar (Jakarta, Semarang, Jogja).
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
Ctrl
P
) instead.