Skip to content

Thesa

Laporan Hasil Tes Kognitif AJT

Identitas Dasar
Subjek: Prompt dari Thesa 1 & Thesa 2 (tentang seorang laki-laki, usia 39 tahun)
Tanggal Analisis: 23 Agustus 2025
Metode: Analisis teks berdasarkan kerangka 7 Broad Ability AJT – CHC Theory

1. Tujuan Pemeriksaan

Mengidentifikasi kemampuan kognitif yang tercermin dalam gaya bahasa—dari diksi hingga struktur narasi—untuk memetakan kekuatan dan area yang membutuhkan dukungan.

2. Instrumen

Simulasi Tes Kognitif AJT (berbasis teks prompt)
Skala: Skor Standar (Rata-rata = 100, Simpangan Baku = 15)

3. Hasil Tes

Table - Hasil Tes Thesa
Kemampuan Umum
Fokus Bahasa
Skor
Interpretasi
Gc – Pemahaman
Kosakata & diksi
103
Rata-rata atas. Kosakata sederhana namun efektif.
Gf – Penalaran Cair
Struktur logis
98
Rata-rata. Alur logis terlihat, meski kadang repetitif.
Gsm – Memori Kerja
Koherensi narasi
85
Di bawah rata-rata. Kalimat panjang mudah kehilangan fokus.
Gv – Visualisasi
Struktur visual
108
Di atas rata-rata. Poin dan format daftar memperjelas isi.
Ga – Auditori
Ritme & aliran teks
92
Di bawah rata-rata. Teks terasa padat, kurang jeda saat dibacakan.
Gs – Kecepatan Proses
Efisiensi menuangkan ide
95
Rata-rata. Ide dituliskan cukup cepat, namun belum rapi.
Glr – Efisiensi Belajar
Variasi ekspresi
88
Agak rendah. Pola kata berulang dan kurang eksploratif.
There are no rows in this table

4. Profil Kekuatan dan Tantangan

Kekuatan:
Kosakata yang komunikatif dan mudah dimengerti (Gc)
Struktur visual yang memperjelas ide (Gv)
Tantangan:
Koherensi narasi panjang masih perlu dukungan (Gsm)
Variasi diksi dan idiom terbatas (Glr)
Ritme saat dibaca keras belum mengalir dengan alami (Ga)

5. Rekomendasi Pengembangan

Kalimat & Paragraf (Gsm):
Gunakan kalimat pendek dan hindari pengulangan
Tambahkan transisi seperti: “Akibatnya”, “Sementara itu”, “Sebagai contoh”
Diksi & Frasa (Glr):
Gunakan sinonim seperti: “lupa” → “terlewat”, “terabaikan”
Tambahkan deskripsi bernuansa reflektif untuk memperdalam makna
Koherensi Narasi:
Terapkan urutan: Masalah → Contoh → Dampak → Pertanyaan solusi
Ritme Bacaan (Ga):
Tambahkan tanda baca untuk memberi jeda alami
Gunakan transisi antarfrasa agar teks terasa mengalir

6. Kesimpulan

Thesa menunjukkan kekuatan dalam kosakata praktis (Gc) dan kemampuan menyusun struktur visual (Gv). Tantangan muncul pada konsistensi alur panjang (Gsm), eksplorasi bahasa (Glr), serta ritme bacaan lisan (Ga). Dengan sedikit latihan dalam variasi struktur dan penyusunan kalimat, narasi akan terasa lebih ringan, ekspresif, dan terarah.

7. Implikasi dalam Dunia Kerja

Table - Implikasi di Dunia Kerja Thesa
There are no rows in this table

8. Simpulan Relasi dengan Dunia Kerja

Kekuatan utama:
Komunikasi tertulis yang jelas (Gc)
Kemampuan visualisasi dan dokumentasi (Gv)
Tantangan:
Konsistensi naratif dan variasi bahasa
Ritme komunikasi lisan
Implikasi kerja: Thesa akan lebih efektif pada peran back office atau administratif, terutama yang membutuhkan struktur data, pembuatan laporan, dan pengelolaan dokumen. Untuk tugas yang memerlukan improvisasi verbal atau adaptasi cepat, dibutuhkan dukungan sistem dan pelatihan bertahap.
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.