Laporan Hasil Tes Kognitif AJT
Identitas Dasar
Subjek: Muhammad Khoirunningam (laki-laki, usia 24 tahun) Tanggal Lahir: 27 Februari 2001 Jabatan: Karyawan – Produksi/Assembling Plakat (Mahacraft) Tanggal Analisis: 23 Agustus 2025 Metode: Analisis teks berdasarkan kerangka 7 Broad Ability AJT – CHC Theory 1. Tujuan Pemeriksaan
Mengidentifikasi kualitas berpikir dan penyusunan narasi finansial—termasuk diksi, frasa, struktur kalimat, dan hubungan antaride—melalui pendekatan 7 Broad Ability AJT.
2. Instrumen
Simulasi Tes Kognitif AJT (berbasis teks prompt) Skala: Skor Standar (Rata-rata = 100, Simpangan Baku = 15) 3. Hasil Tes
Keterangan Skor Standar (Mean = 100, SD = 15):
130 ke atas → Sangat Tinggi 69 ke bawah → Sangat Rendah 4. Profil Kekuatan dan Tantangan
Kekuatan:
Visualisasi informasi finansial yang rapi (Gv) Penyusunan parameter dan logika relasi yang cukup matang (Gf) Penggunaan kosakata dasar finansial yang akurat (Gc) Tantangan:
Koherensi narasi perencanaan panjang (Gsm) Fleksibilitas dalam pilihan diksi & struktur kalimat (Glr) Ritme bacaan kurang dinamis saat disampaikan secara lisan (Ga) 5. Rekomendasi Pengembangan
Struktur Narasi (Gsm):
Bagi narasi menjadi langkah-langkah pendek Gunakan penanda urutan seperti: Pertama, Kedua, Ketiga Variasi Diksi (Glr):
Gunakan padanan kata seperti: “pengeluaran” → “alokasi”, “biaya” Tambahkan istilah ringan seperti: arus kas, simpanan, anggaran Koherensi Perencanaan:
Gunakan format tabel untuk rencana 3 bulan Ikuti pola: Masalah → Dampak → Solusi Ritme Bacaan (Ga):
Tambahkan tanda baca yang memberi jeda alami Sisipkan kata transisi seperti “selain itu”, “di sisi lain” 6. Kesimpulan
Prompt dari Muhammad Khoirunningam mencerminkan kemampuan menyusun aspek finansial secara sistematis (Gv) dan pemahaman logis antar unsur (Gf). Namun, perlu penguatan dalam konsistensi alur perencanaan (Gsm), variasi bahasa (Glr), dan kenyamanan teks untuk dibacakan (Ga). Dengan perbaikan ringan, narasi dapat menjadi lebih efektif dalam menyampaikan strategi keuangan personal.
7. Implikasi dalam Dunia Kerja
Table - Implikasi di Dunia Kerja Ni'am
8. Simpulan Relasi dengan Dunia Kerja
Kekuatan utama:
Visualisasi urutan kerja (Gv) dan logika praktis (Gf) mendukung pekerjaan produksi berbasis checklist dan SOP Cocok untuk posisi yang membutuhkan keteraturan, pemahaman teknis dasar, dan stabilitas ritme kerja Tantangan:
Rentan kesulitan dalam menjaga alur kerja kompleks Butuh waktu lebih lama dalam adaptasi metode baru Komunikasi verbal panjang tidak jadi keunggulan Implikasi:
Lebih efektif bila bekerja dengan petunjuk tertulis, SOP, checklist, dan dukungan visual. Tidak direkomendasikan untuk posisi yang menuntut improvisasi cepat atau penyampaian verbal panjang.