Skip to content

Fery

Laporan Hasil Tes Kognitif AJT

Identitas Dasar

Subjek: Fery (laki-laki, usia 25 tahun)
Tanggal Lahir: 04 Februari 2000
Jabatan: Tim Produksi (Mahacraft)
Tanggal Analisis: 23 Agustus 2025
Metode: Analisis teks berdasarkan kerangka 7 Broad Ability AJT – CHC Theory

1. Tujuan Pemeriksaan

Mengidentifikasi kualitas berpikir Fery dalam menyusun teks—dari diksi, struktur kalimat, dan narasi, hingga nilai komunikasi yang muncul—dengan pendekatan 7 Broad Ability AJT.

2. Instrumen

Simulasi Tes Kognitif AJT (berbasis teks prompt)
Skala: Skor Standar (Rata-rata = 100, Simpangan Baku = 15)

3. Hasil Tes

Table - Hasil Tes Fery
Kemampuan Umum
Fokus Bahasa
Skor
Interpretasi
Gc – Pemahaman
Kosakata & diksi
102
Rata-rata atas. Kosakata sederhana tapi fungsional.
Gf – Penalaran Cair
Logika & struktur
96
Rata-rata. Ide inti jelas, namun kadang berulang.
Gsm – Memori Kerja
Narasi panjang
87
Agak rendah. Kesinambungan antarkalimat kurang terjaga.
Gv – Visualisasi
Struktur & daftar
110
Di atas rata-rata. Poin tersusun urut dan rapi.
Ga – Auditori
Ritme bacaan
90
Di bawah rata-rata. Kurang variasi jeda, cenderung datar.
Gs – Kecepatan Proses
Efisiensi menulis
94
Rata-rata. Ringkas tapi belum halus.
Glr – Efisiensi Belajar
Pola & idiom
88
Agak rendah. Diksi berulang, minim variasi.
There are no rows in this table
Keterangan Skor Standar (Mean = 100, SD = 15):
130 ke atas → Sangat Tinggi
116 – 129 → Tinggi
85 – 115 → Rata-rata
70 – 84 → Rendah
69 ke bawah → Sangat Rendah

4. Profil Kekuatan dan Tantangan

Kekuatan:
Kosakata fungsional dan tepat guna (Gc)
Penyusunan urutan kerja/logika visual (Gv)
Tantangan:
Koherensi dalam narasi panjang (Gsm)
Variasi dalam ekspresi & pemilihan kata (Glr)
Ritme saat dibacakan agar lebih hidup dan komunikatif (Ga)

5. Rekomendasi Pengembangan

Struktur Kalimat (Gsm):
Bagi kalimat panjang menjadi beberapa bagian pendek
Tambahkan transisi logis antarpoin dan paragraf
Variasi Diksi (Glr):
Gunakan padanan kata (mis. “mencatat” → “mendokumentasikan”)
Perbanyak frasa alternatif untuk mencegah repetisi
Koherensi Narasi:
Terapkan pola: Masalah → Analisis → Solusi → Tindak Lanjut
Ritme Bacaan (Ga):
Tambahkan tanda baca (koma, titik koma) untuk jeda alami
Gunakan kata hubung yang membantu pembaca mengikuti alur

6. Kesimpulan

Fery menunjukkan kekuatan di penggunaan kosakata yang efisien (Gc) dan penyusunan informasi secara visual (Gv). Namun, masih ada tantangan dalam menjaga alur narasi panjang (Gsm), variasi bahasa (Glr), serta kenyamanan bacaan lisan (Ga). Dengan perbaikan ringan dalam struktur dan diksi, teks Fery bisa menjadi lebih jernih, variatif, dan komunikatif.

7. Implikasi dalam Dunia Kerja

Table - Implikasi di Dunia Kerja Fery
There are no rows in this table

8. Simpulan Relasi dengan Dunia Kerja

Kekuatan utama:
Memahami instruksi tertulis dan visual dengan baik (Gc & Gv)
Konsisten dalam menjalankan SOP dan prosedur kerja
Tantangan:
Kesulitan menjaga alur kerja kompleks
Keterbatasan dalam variasi komunikasi verbal atau improvisasi
Implikasi kerja di Mahacraft: Fery cocok untuk posisi produksi teknis dengan instruksi tertulis atau visual yang jelas. Akan lebih efektif bila didampingi dengan checklist, supervisi bertahap, dan template kerja. Bila sudah terbiasa, Fery dapat bekerja dengan ritme stabil dan hasil yang konsisten.
Want to print your doc?
This is not the way.
Try clicking the ··· in the right corner or using a keyboard shortcut (
CtrlP
) instead.