Laporan Hasil Tes Kognitif AJT
Identitas Dasar
Subjek: Prompt dari Denis Saputra (laki-laki, usia 23 tahun) Tanggal Analisis: 23 Agustus 2025 Metode: Analisis teks berdasarkan kerangka 7 Broad Ability AJT – CHC Theory 1. Tujuan Pemeriksaan
Menganalisis kualitas kognitif Denis melalui gaya penyusunan prompt—meliputi diksi, struktur kalimat, narasi, dan pola berpikir—dengan pendekatan 7 Broad Ability AJT.
2. Instrumen
Simulasi Tes Kognitif AJT (berbasis teks prompt) Skala: Skor Standar (Rata-rata = 100, Simpangan Baku = 15) 3. Hasil Tes
Keterangan Skor Standar (Mean = 100, SD = 15):
130 ke atas → Sangat Tinggi 69 ke bawah → Sangat Rendah 4. Profil Kekuatan dan Tantangan
Kekuatan:
Penyusunan daftar dan struktur visual (Gv) Alur logika instruksi cukup stabil (Gf) Tantangan:
Koherensi dalam narasi panjang (Gsm) Variasi ekspresi & penyusunan ulang kalimat (Glr) Ritme teks saat dibaca lisan (Ga) 5. Rekomendasi Pengembangan
Struktur Narasi (Gsm):
Gabungkan instruksi serupa dalam satu kerangka. Gunakan pola: Urutan → Rincian → Checklist. Variasi Bahasa (Glr):
Gunakan padanan kata (mis. “daftar tugas” vs “list pekerjaan”). Hindari pengulangan frasa dengan redaksi yang sama. Visualisasi Tugas (Gv):
Gunakan tabel atau bullet untuk membedakan divisi. Tandai progres dengan format visual konsisten. Ritme Bacaan (Ga):
Tambahkan tanda jeda seperti titik koma atau subjudul. Gunakan kata penghubung untuk menjaga aliran bacaan. 6. Kesimpulan
Denis menunjukkan kekuatan dalam penyusunan visual dan logika instruksi. Namun, ada tantangan dalam menjaga alur narasi panjang, variasi diksi, dan kenyamanan ritme bacaan. Dengan penyusunan yang lebih terstruktur dan ekspresi yang lebih variatif, pesan dapat disampaikan lebih efektif.
7. Implikasi dalam Dunia Kerja
Table - Implikasi di Dunia Kerja Denis
8. Simpulan Relasi dengan Dunia Kerja
Kekuatan utama:
Visualisasi kerja (Gv) dan alur instruksi (Gf). Cocok untuk peran administratif, koordinasi internal, dan pendokumentasian tugas. Tantangan:
Kurangnya variasi dalam penyusunan narasi panjang dan ekspresi verbal. Instruksi lisan atau improvisasi masih perlu latihan dan pendampingan. Implikasi:
Denis akan lebih optimal dalam pekerjaan back office atau support, terutama yang menggunakan checklist, form, dan laporan visual. Untuk komunikasi verbal atau narasi kompleks, dibutuhkan kolaborasi atau panduan yang lebih jelas.